Tausiah Ustadz Abu Ghozi Kematian Itu Nasehat Terbaik Bikin Hidup Lebih Disiplin dan Berkah
On Mei 11, 2026
Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Dalam tausiyahnya di Kantor Kecamatan Lubai Ulu Saat Apel Senin 11/5/2026 Pagi Ustad Abu Ghozi menyampaikan bahwa ingat mati adalah obat paling manjur untuk hati yang lalai.
“Anak muda, Bapak Ibu ASN, petani, pedagang...Pengusaha kita semua akan mati.
Tapi jangan sedih. Justru karena kita ingat mati, kita jadi semangat. Semangat sholat tepat waktu, semangat kerja disiplin, semangat nolong orang,” ujar Ustad Abu Ghozi di hadapan Para staf Kecamatan Lubai ulu
Disiplin Waktu Itu Ibadah “ASN yang apel pagi tepat waktu, masuk kantor nggak telat, pulang nggak bolos duluan, itu dapat pahala.
Kenapa? Karena dia jaga amanah. Ingat, waktu kita di dunia cuma sebentar. Jangan disia-siakan,” tegasnya. Pesan ini sejalan dengan arahan Camat Taufik Azrulah, S.Sos dan Surta Edaran Pemkab Muara Enim.
Kerja Jujur, Rezeki Berkah “Jangan korupsi waktu, jangan korupsi uang rakyat. Gaji kita walau nggak besar, tapi kalau berkah, anak istri sehat, hidup tenang.
Itu lebih mahal dari segalanya. Di kubur nanti, harta nggak dibawa. Yang dibawa cuma amal.”
Perbanyak Bekal Sebelum Ajal “Bekalnya apa? Sholat, sedekah, bantu tetangga, senyum ke warga yang ngurus KTP. Simple. Nggak perlu nunggu kaya dulu baru sedekah.
Senyum ke orang aja sedekah.” Ustad Abu Ghozi menutup tausiyah dengan doa agar seluruh warga Lubai Ulu diberi umur panjang yang berkah, rezeki halal, dan husnul khatimah.
“Mati itu bukan akhir. Mati itu pintu. Kita mau masuk pintu itu dengan senyum atau dengan sesal? Pilihan ada di kita, mulai hari ini,” pungkasnya.











































