TIM MABES TNI SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA DI KECAMATAN LUBAI
On September 15, 2026
Pewarta: Iwan Brata Darma
MUARA ENIM, Lensadesa.com – Tim Karhutla Mabes TNI melaksanakan penyuluhan dan peninjauan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Koramil 404-08/Rambang Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 15.30 WIB, dengan rangkaian kegiatan meliputi kunjungan ke Makoramil 404-08/Rambang Lubai, peninjauan lokasi lahan, serta sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan Karhutla.
Tim Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Adi Rahmatullah. Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah anggota Tim Mabes TNI, di antaranya Kol Mar Bonifacius, Kol Laut Suriwidianto, Kol C AU Mirza, Kol C AU Anggoro, Letkol C AU Fauzi, Kol Inf Hendra S., serta Mayor Inf Fibber Irwanda.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.00 WIB dengan kedatangan Tim Mabes TNI di Makoramil 404-08/Rambang Lubai.
Selanjutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, tim bersama rombongan melaksanakan peninjauan kondisi lahan di wilayah PTPN 1 Beringin. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi wilayah yang berpotensi terdampak Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.
Setelah kegiatan peninjauan, pada pukul 12.00 WIB tim dan rombongan kembali ke Makoramil untuk melaksanakan istirahat, salat dan makan (Isoma).
Kemudian pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lubai.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, sambutan Camat Lubai, sambutan Ketua Tim Mabes TNI, serta penyampaian materi dari dokter Mabes TNI. Kegiatan kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, S.H., Kepala Puskesmas Beringin, para kepala desa, Kepala KUA Lubai, jajaran Damkar Lubai, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan pada musim kemarau.
Selain dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, Karhutla juga berpotensi menimbulkan asap yang dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat, khususnya saluran pernapasan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat.
Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara pembakaran, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering.
Melalui sosialisasi tersebut, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Damkar, tokoh masyarakat dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Lubai.