Berita Terbaru

POLSEK LUBAI GELAR PROGRAM BELIDA, WUJUDKAN LINGKUNGAN MAKO BERSIH DAN ASRI

By On September 15, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Lubai melaksanakan kegiatan Program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri) Polda Sumsel dalam rangka mendukung Program Nasional Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Polsek Lubai, Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa, 15 September 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, SH, dan diikuti personel Polsek Lubai. Sebelum pelaksanaan kegiatan, terlebih dahulu dilakukan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek.
Program BELIDA tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan jajaran Polsek Lubai terhadap program Polda Sumsel sekaligus upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, nyaman dan asri.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lubai melakukan berbagai kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan di sekitar Mako Polsek Lubai. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian seluruh personel terhadap kebersihan lingkungan.
Selain menciptakan suasana kerja yang nyaman, kegiatan BELIDA juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan contoh positif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Adapun personel yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya AKP Aisen Hower, SH; Ipda Idam Kholik, SH; Ipda A Mahalli R, SH., M.H; Aiptu Robial; Aiptu Dudi; Aipda Azuwirman; dan Aipda M. Ishak.

Kapolsek Lubai menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya melalui kegiatan sesaat. Lingkungan Mako yang bersih dan asri diharapkan dapat menunjang kenyamanan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Program BELIDA Polda Sumsel di Mako Polsek Lubai selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Lubai menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik dan indah.

POLSEK LUBAI TERIMA LAPORAN WARGA, SIAP TINDAK LANJUTI SETIAP PENGADUAN

By On September 15, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Polsek Lubai menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Lubai.
Setiap laporan yang disampaikan warga menjadi bagian penting dalam upaya kepolisian memberikan rasa aman sekaligus menindaklanjuti berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, SH menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laporan maupun informasi yang diterima akan ditangani sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Penerimaan laporan masyarakat juga menjadi salah satu bentuk keterbukaan dan kedekatan Polri dengan warga. Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami siap menerima setiap laporan dan pengaduan masyarakat. Setiap informasi akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Aisen Hower, SH.
Polsek Lubai juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila terjadi gangguan keamanan maupun permasalahan yang membutuhkan penanganan.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif.

POLSEK LUBAI TERIMA LAPORAN WARGA, SIAP TINDAK LANJUTI SETIAP PENGADUAN

By On September 15, 2026





Pewarta: Iwan Brata Darma


MUARA ENIM, Lensadesa.com – Polsek Lubai menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Lubai.
Setiap laporan yang disampaikan warga menjadi bagian penting dalam upaya kepolisian memberikan rasa aman sekaligus menindaklanjuti berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, SH menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Laporan maupun informasi yang diterima akan ditangani sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Penerimaan laporan masyarakat juga menjadi salah satu bentuk keterbukaan dan kedekatan Polri dengan warga. Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.


“Kami siap menerima setiap laporan dan pengaduan masyarakat. Setiap informasi akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Aisen Hower, SH.

Polsek Lubai juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila terjadi gangguan keamanan maupun permasalahan yang membutuhkan penanganan.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif.

TIM MABES TNI GELAR PENYULUHAN KARHUTLA DI KECAMATAN LUBAI, DANRAMIL SIAP PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN

By On September 14, 2026





Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di wilayah Kabupaten Muara Enim. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan Karhutla oleh Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Lubai.

Berdasarkan surat undangan dari Koramil 404-08/Rambang Lubai, kegiatan penyuluhan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Lubai. Kegiatan ini menghadirkan Tim Mabes TNI sebanyak 10 orang yang dipimpin Brigjen TNI Frans Surya Ginting, S.Sos., M.A.P. 


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Pangdam II/Sriwijaya Nomor ST/1300/2026 tanggal 26 Agustus 2026 tentang perintah untuk merencanakan dan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Karhutla di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

 Selain itu, kegiatan juga menindaklanjuti perintah lisan Dandim 0404/Muara Enim pada 27 Agustus 2026 terkait persiapan dan koordinasi penyuluhan Karhutla oleh Tim Mabes TNI di wilayah Kabupaten Muara Enim. 


Danramil 404-08/Rambang Lubai, Kapten Czi Abdul Rahman, turut mengambil peran dalam mendukung dan mengoordinasikan kegiatan penyuluhan tersebut. Melalui Koramil 404-08/Rambang Lubai, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan unsur terkait terus dilakukan agar kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh elemen dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Terlebih di tengah kondisi musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran lahan perlu menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

Kapten Czi Abdul Rahman bersama jajaran Koramil 404-08/Rambang Lubai diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepolisian, pemadam kebakaran, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Dengan adanya kegiatan penyuluhan dari Tim Mabes TNI ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan dan lingkungan tetap aman dari ancaman kebakaran.
Bersama cegah Karhutla. Jangan membakar lahan, jaga hutan dan lingkungan untuk masa depan.

SDN 1 LUBAI ULU GELAR RAPAT SOSIALISASI RENCANA PENERAPAN FULLDAY SCHOOL

By On September 14, 2026





Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – SDN 1 Lubai Ulu menggelar rapat sosialisasi rencana penerapan Fullday School pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SDN 1 Lubai Ulu, Harnalia, S.Pd.,M.Si dan dihadiri seluruh wali siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.
Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari penyampaian informasi kepada orang tua/wali siswa terkait rencana perubahan pola kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Lubai Ulu. Dalam sosialisasi tersebut, pihak sekolah menjelaskan mengenai jadwal, mekanisme pelaksanaan, serta manfaat penerapan sistem sekolah Fullday.

Dalam pemaparannya, Kepala SDN 1 Lubai Ulu Harnalia, S.Pd.M.Si menyampaikan bahwa rencana Fullday School bukan berarti siswa belajar secara terus-menerus sepanjang hari. Waktu siswa di sekolah nantinya akan diisi dengan kegiatan pembelajaran, istirahat, makan siang, ibadah, serta kegiatan kokurikuler yang disesuaikan dengan jenjang kelas.

Rencana Jadwal Fullday School
Berdasarkan rencana yang disosialisasikan kepada para wali siswa, kelas 1 dan 2 akan masuk pada pukul 07.30 WIB dan direncanakan pulang pukul 12.00 WIB.
Khusus hari Jumat, siswa kelas 1 dan 2 direncanakan pulang lebih awal, yakni sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, untuk kelas 3 dan 4, kegiatan pembelajaran direncanakan berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Sedangkan kelas 5 dan 6 direncanakan mengikuti kegiatan sekolah hingga pukul 14.10 WIB.

Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa jadwal tersebut masih merupakan rencana yang disosialisasikan kepada wali siswa, sehingga pelaksanaan teknis dan ketentuan selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil pembahasan serta kebijakan sekolah.

Wali Siswa Mengisi Surat Persetujuan
Dalam rapat tersebut, seluruh wali siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 diberikan kesempatan untuk mendapatkan penjelasan mengenai rencana penerapan Fullday School.

Para wali siswa juga diarahkan untuk mengisi surat pernyataan persetujuan sebagai bagian dari proses sosialisasi dan pendataan tanggapan orang tua terhadap rencana kegiatan tersebut.

Keterlibatan orang tua dinilai penting agar penerapan program dapat berjalan dengan baik, terarah, serta tetap memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan siswa.
Berbagai Manfaat Fullday School
Dalam sosialisasi, sekolah juga menyampaikan sejumlah manfaat yang diharapkan dari penerapan Fullday School.

Di antaranya adalah meningkatkan prestasi belajar karena waktu pembelajaran dapat disusun secara lebih optimal dan terarah. Selain pembelajaran akademik, siswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan yang dapat menunjang perkembangan kemampuan dan karakter.

Fullday School juga diharapkan dapat membantu membentuk karakter dan kedisiplinan siswa, melalui pembiasaan hidup tertib, mandiri, bertanggung jawab, serta mengikuti kegiatan sekolah secara teratur.

Manfaat lainnya adalah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat melalui kegiatan kokurikuler maupun kegiatan pendidikan lainnya yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan siswa.

Dengan lebih banyak waktu berada di lingkungan sekolah dalam kegiatan yang terarah dan didampingi tenaga pendidik, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi waktu anak berada di luar pengawasan, sekaligus membiasakan siswa menjalani pola kegiatan yang sehat, disiplin, dan mandiri.

Kepala SDN 1 Lubai Ulu berharap komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dapat terus terjalin dengan baik. Dengan adanya sosialisasi dan persetujuan dari wali siswa, rencana penerapan Fullday School diharapkan dapat dipersiapkan secara matang sehingga memberikan manfaat positif bagi perkembangan pendidikan dan karakter peserta didik.

SERTU JUMIKO TERJUN LANGSUNG BERSAMA DAMKAR PADAMKAN LAHAN TERBAKAR DI DESA LUBAI MAKMURLENSA DESA

By On September 13, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Kepedulian dan kesiapsiagaan aparat kembali terlihat dalam penanganan kebakaran lahan di Desa Lubai Makmur. Personel Koramil 404-08/Rambang Lubai Kodim 0404/Muara Enim bersama petugas Damkar Kabupaten Muara Enim turun langsung melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.
Dalam penanganan tersebut, Sertu Jumiko turut terjun langsung ke tengah lokasi kebakaran. Bersama petugas Damkar, ia membantu mengarahkan selang dan melakukan penyemprotan air ke sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Kondisi lahan yang dipenuhi semak belukar dan material kering membuat proses pemadaman membutuhkan kewaspadaan ekstra. Kepulan asap cukup tebal terlihat di sekitar lokasi, sementara sebagian permukaan lahan telah menghitam akibat terbakar.
Petugas terus melakukan penyiraman dan pendinginan hingga ke bagian-bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan merambat ke area lainnya.
Kehadiran Sertu Jumiko bersama personel Koramil dan Damkar menunjukkan sinergi aparat dalam merespons kejadian kebakaran lahan serta melindungi lingkungan dan masyarakat dari ancaman meluasnya api.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat melalui semak dan vegetasi yang kering.

Sinergi TNI dan Damkar menjadi garda penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan di wilayah Lubai dan sekitarnya

FORKOPIMCA LUBAI GELAR SHOLAT ISTISQO, MOHON TURUNNYA HUJAN DI TENGAH MUSIM KEMARAU

By On September 10, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Lubai menggelar Sholat Istisqo atau sholat memohon turunnya hujan, di halaman Kantor Camat Lubai, Kabupaten Muara Enim, Kamis (10/9/2026).
Pelaksanaan Sholat Istisqo ini digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Lubai.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., beserta staf dan jajarannya, personel Satpol PP dan Damkar, Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, SH beserta anggota, serta Danramil Lubai Kapten Czi Abdul Rahman beserta anggota.
Turut hadir Kepala SMAN 1 Lubai, Kepala KUA Lubai, perwakilan SMP, MTs dan MA, para tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Desa Beringin beserta perangkat desa dan BPD, serta masyarakat Desa Beringin dan sekitarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang mengikuti pelaksanaan Sholat Istisqo. Tercatat sekitar 200 orang hadir dan bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan.

Sholat Istisqo dipimpin oleh Imam Ust. And. Aziz, sementara Khotib Ust. Ishaq, Sy. menyampaikan khutbah yang mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT, serta memperbanyak doa dan amal kebaikan.

Dalam suasana penuh khidmat, seluruh jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh harapan. Sholat Istisqo menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama bermunajat agar kemarau segera berakhir dan hujan kembali turun, sehingga kebutuhan air bagi masyarakat maupun lingkungan dapat terpenuhi.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud kebersamaan Forkopimca Lubai, pemerintah desa, unsur pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau dengan mengedepankan ikhtiar, doa dan kepedulian bersama.

SDN 1 Lubai Ulu Rencanakan Penerapan Sekolah Full Day, Tingkatkan Prestasi dan Karakter Siswa

By On September 09, 2026



Pewarta: Iwan Brata Darma

LUBAI ULU, MUARA ENIM Lensa desa. Com— SDN 1 Lubai Ulu tengah merencanakan penerapan konsep Sekolah Full Day sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengembangan bakat dan minat peserta didik.
Kepala SDN 1 Lubai Ulu, Harnalia, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa program tersebut masih dalam tahap rencana dan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi peserta didik.

Dalam rencana penerapannya, waktu belajar akan dibedakan antara kelas rendah dan kelas tinggi. Untuk kelas rendah, yakni kelas 1 dan kelas 2, siswa direncanakan masuk sekolah mulai pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 12.00 WIB.

 Khusus hari Jumat, siswa kelas 1 dan 2 direncanakan pulang lebih awal, yakni pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, untuk kelas tinggi, yakni kelas 3 sampai kelas 6, siswa direncanakan masuk pada pukul 07.00 WIB dan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Konsep sekolah full day yang direncanakan bukan berarti siswa belajar secara terus-menerus sepanjang hari. Waktu di sekolah nantinya akan diisi dengan kegiatan pembelajaran, istirahat, makan siang, ibadah, serta kegiatan kokurikuler yang dapat menunjang perkembangan potensi siswa.

Melalui rencana tersebut, SDN 1 Lubai Ulu berharap proses pendidikan dapat berjalan lebih terarah. Selain mengejar prestasi akademik, sekolah juga ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan karakter, disiplin, kreativitas, bakat dan minat.

“Belajar Lebih Lama, Prestasi Lebih Baik, Karakter Lebih Kuat,” menjadi semangat dalam rencana pengembangan program tersebut.

Kepala SDN 1 Lubai Ulu bersama jajaran guru akan terus melakukan persiapan dan evaluasi agar apabila program tersebut diterapkan, pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan peserta didik.

TINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN, KEPALA UPTD PUSKESMAS SUMBER MULYA MONITORING PUSTU ILP KARANG AGUNG

By On September 09, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Dalam rangka meningkatkan kualitas dan memastikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, Kepala UPTD Puskesmas Sumber Mulya, Hj. Sandra Eti Astuti, S.KM., M.KM., didampingi Alpa Nuraini, A.M.Keb., melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Pustu ILP Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.

Kedatangan Kepala UPTD Puskesmas Sumber Mulya bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Pustu ILP Desa Karang Agung, Warma Lena, S.Kep., serta Bidan Pustu ILP Desa Karang Agung, Dinna Novianty, S.Keb.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kepala UPTD Puskesmas Sumber Mulya melakukan pengecekan secara langsung terhadap berbagai fasilitas dan administrasi Pustu ILP. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas serta administrasi pelayanan dapat mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan secara optimal.

Monev ini merupakan bagian dari upaya UPTD Puskesmas Sumber Mulya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di tingkat desa. Selain melihat kesiapan fasilitas dan administrasi, monitoring juga menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi pelayanan secara langsung serta berbagai hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Kepala UPTD Puskesmas Sumber Mulya, Hj. Sandra Eti Astuti, S.KM., M.KM., menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara bertahap terhadap Pustu ILP yang berada di wilayah Kecamatan Lubai Ulu.

“Untuk hari ini ada dua Pustu yang kita monitoring, yaitu Pustu ILP Desa Karang Agung dan Pustu ILP Desa Karang Sari. Selanjutnya, semua Pustu yang ada di Kecamatan Lubai Ulu akan kita lakukan Monev,” jelasnya.

Di Kecamatan Lubai Ulu terdapat tujuh Pustu ILP yang menjadi bagian dari jaringan pelayanan kesehatan, yaitu Pustu ILP Karang Agung, Pustu ILP Karang Mulya, Pustu ILP Karang Sari, Pustu ILP Prabumenang, Pustu ILP Sumber Asri, Pustu ILP Lubai Persada, dan Pustu ILP Lubai Makmur.

Dengan dilaksanakannya Monev secara menyeluruh, UPTD Puskesmas Sumber Mulya berkomitmen memastikan pelayanan di seluruh Pustu ILP dapat berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan.

Keberadaan Pustu ILP di setiap wilayah desa diharapkan semakin mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah dijangkau, dan berkesinambungan.

Elvano Store Hadir Di Karang Agung, Layani Berbagai Kebutuhan Masyarakat Dengan Cepat Dan Terjangkau

By On September 09, 2026


Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Kehadiran Elvano Store di Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari alat tulis kantor hingga layanan transaksi digital.
Elvano Store berlokasi di Jalan Prabumulih–Baturaja, Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Toko ini menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat dengan konsep pelayanan yang praktis, sehingga pelanggan dapat memperoleh beragam layanan dalam satu tempat.

Sejumlah layanan yang tersedia di Elvano Store di antaranya alat tulis kantor (ATK), fotocopy/print, cetak foto, jilid, laminating/press, serta berbagai pernak-pernik ulang tahun.

Tidak hanya itu, Elvano Store juga menyediakan layanan pulsa seluruh operator, token listrik, pembayaran BPJS Kesehatan, transfer bank dan berbagai layanan lainnya.

Untuk memenuhi kebutuhan transaksi elektronik masyarakat, Elvano Store juga melayani top up DANA, OVO, GoPay, ShopeePay, LinkAja dan layanan pembayaran digital lainnya.
Dengan berbagai pilihan layanan tersebut, Elvano Store berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat Desa Karang Agung dan sekitarnya. 

Kehadiran usaha tersebut juga menjadi bagian dari berkembangnya aktivitas usaha dan pelayanan kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Lubai Ulu.

Mengusung pelayanan murah dan terjangkau, kualitas terbaik, serta cepat dan amanah, Elvano Store berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan kebutuhan ATK, jasa fotocopy dan percetakan, pulsa, token listrik, pembayaran maupun transaksi digital, Elvano Store siap menjadi salah satu pilihan layanan masyarakat di Desa Karang Agung dan sekitarnya.

Lokasi: Jalan Prabumulih–Baturaja, Desa Karang Agung, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Danramil Rambang Lubai Pimpin Pembacaan Surat Telegram Pangdam dan Danrem

By On September 07, 2026


Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM Lensa desa. Com– Komandan Koramil (Danramil) 404-08/Rambang Lubai, Kodim 0404/Muara Enim, Kapten Czi Abdul Rahman, memimpin pembacaan Surat Telegram Pangdam dan Danrem di Aula Makoramil 404-08/Rambang Lubai, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Koramil 404-08/Rambang Lubai. Dalam pelaksanaannya, Danramil Kapten Czi Abdul Rahman didampingi Batuud Pelda Sutarno.
Pembacaan Surat Telegram Pangdam dan Danrem merupakan bagian dari penyampaian arahan serta informasi kedinasan dari komando atas kepada seluruh jajaran. 
Kegiatan ini diharapkan dapat memastikan setiap personel memahami kebijakan, arahan, serta instruksi pimpinan untuk selanjutnya dilaksanakan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Kapten Czi Abdul Rahman menekankan kepada seluruh anggota agar mencermati dan memahami setiap poin yang disampaikan dalam Surat Telegram tersebut. 
Menurutnya, setiap arahan dari komando atas menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga disiplin, profesionalisme, soliditas dan kesiapsiagaan personel.
Selain itu, seluruh anggota diingatkan untuk senantiasa menjaga kekompakan dan nama baik satuan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas kewilayahan.

Kegiatan pembacaan Surat Telegram berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian. Seluruh anggota mengikuti kegiatan hingga selesai sebagai bentuk kesiapan dalam menerima serta melaksanakan setiap arahan dari pimpinan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh personel Koramil 404-08/Rambang Lubai dapat memahami dan menjalankan setiap instruksi komando secara optimal, sekaligus terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan menjaga kondusivitas wilayah binaan.

Pramuka SMAN 1 SDL Galang Donasi untuk Korban Kebakaran di Desa Tanah Abang

By On September 06, 2026



Pewarta: Abdul Gani

MUARA ENIM  Lensadesa.com– Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Riski Hamoraon S., bersama teman-teman siswa dan siswi Pramuka SMAN 1 Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Mereka turun langsung menggalang donasi untuk membantu saudara Toni, warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, yang rumahnya mengalami kebakaran beberapa hari lalu.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap korban musibah. Kebakaran yang menimpa rumah saudara Toni mengakibatkan korban kehilangan tempat tinggal serta sejumlah harta benda.
Riski Hamoraon S. bersama rekan-rekan Pramuka mengajak masyarakat untuk ikut memberikan donasi secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing. Mereka berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban korban dan keluarganya.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai pelajar dan anggota Pramuka kepada sesama. Semoga bantuan yang terkumpul dapat membantu meringankan beban saudara Toni dan keluarga,” ujar Riski.

Aksi penggalangan dana tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran bagi para pelajar untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Para siswa berharap kepedulian yang mereka lakukan dapat menjadi penyemangat bagi saudara Toni dan keluarga untuk bangkit kembali setelah mengalami musibah.
Dari semangat Pramuka, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kemanusiaan.

Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si. Hadiri Sosialisasi Percepatan Pengakuan Hutan Adat di Palembang

By On September 04, 2026



Pewarta: Iwan Brata Darma

PALEMBANG Lensa desa. Com– Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., menghadiri kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Koordinasi Percepatan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Penetapan Hutan Adat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, yang digelar Balai Perhutanan Sosial Palembang di Hotel Aston Palembang, Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si. didampingi Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubai, Bayu Anza, SE., M.Si., serta Kepala Desa Jiwa Baru, Oka Saputra.
Sosialisasi ini membahas berbagai kebijakan dan langkah strategis dalam mempercepat proses pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) serta penetapan Hutan Adat di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satu materi yang menjadi pembahasan utama adalah “Tipologi MHA & Wilayah Adat”. Materi tersebut berkaitan dengan tahapan identifikasi dan pendataan masyarakat hukum adat, pemetaan wilayah adat, verifikasi data, hingga proses pengakuan dan penetapan Hutan Adat.

Camat Lubai Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Lubai dalam mendukung program Perhutanan Sosial sekaligus menyamakan persepsi dengan berbagai pihak terkait.

“Kami dari Kecamatan Lubai hadir untuk menyamakan persepsi dan siap bersinergi. Setelah ini kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh adat untuk melakukan pendataan potensi Masyarakat Hukum Adat di wilayah Lubai,” ujar Wien.

Menurut Wien, pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan penetapan Hutan Adat memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian hukum terhadap wilayah adat serta mencegah munculnya potensi konflik terkait lahan.

“Dengan adanya pengakuan Hutan Adat, kita berharap dapat mencegah konflik lahan dan sekaligus menjaga kelestarian hutan di Kecamatan Lubai.

 Tentunya seluruh proses harus dilakukan sesuai aturan dan melalui koordinasi dengan masyarakat serta tokoh adat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Camat Wien menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan mendorong pemerintah desa untuk berperan aktif dalam proses pendataan dan inventarisasi potensi Masyarakat Hukum Adat di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubai, Bayu Anza, SE., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti hasil sosialisasi tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pemerintah desa.

“Arahan dari Pak Camat sudah jelas. Kami akan mulai melakukan inventarisasi data dari tingkat desa sebagai bahan untuk proses selanjutnya. Kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh adat agar data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelas Bayu.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Desa Jiwa Baru, Oka Saputra. Ia mengatakan Pemerintah Desa Jiwa Baru siap memfasilitasi proses pendataan dan memberikan dukungan terhadap setiap tahapan yang akan dilakukan.

“Kami mendukung penuh program ini. Semoga Desa Jiwa Baru dapat menjadi bagian dari upaya pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan Hutan Adat di Kabupaten Muara Enim. 

Kami siap berkoordinasi dan membantu proses pendataan di desa,” ungkap Oka.
Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan penetapan Hutan Adat di Sumatera Selatan, khususnya dengan memperkuat koordinasi antara pemerintah, pemerintah desa, tokoh adat, serta masyarakat.

Bagi Kecamatan Lubai, kegiatan ini menjadi momentum untuk mulai mengidentifikasi dan mendata potensi masyarakat hukum adat serta wilayah adat yang ada, sehingga ke depan dapat dilakukan proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat, diharapkan upaya pengakuan Hutan Adat tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mampu menjaga kelestarian hutan dan mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.