Berita Terbaru

Ustadz Abu Ghozi di Bukit Hijau Muara Enim: Jangan Mengira Allah Lengah terhadap Orang Zalim

By On November 02, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSA DESA – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan dunia, manusia kerap dihadapkan pada berbagai ujian, mulai dari kesulitan ekonomi hingga ketidakadilan. Dalam kondisi tersebut, keyakinan kepada Allah SWT menjadi penguat hati agar tetap sabar, jujur, dan tidak membalas kezaliman dengan kezaliman.

Pesan mendalam itu tercermin dalam tausiyah Ustadz Abu Ghozi yang mengangkat makna firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, Surah Ibrahim ayat 42:

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ

Artinya: “Dan janganlah sekali-kali engkau mengira bahwa Allah lengah terhadap apa yang diperbuat oleh orang-orang zalim.”

Ayat tersebut mengingatkan umat Islam bahwa tidak ada satu pun perbuatan manusia yang luput dari pengetahuan Allah SWT. Setiap kezaliman, ketidakjujuran, dan hak orang lain yang dirampas akan berada dalam pengetahuan serta keadilan-Nya.

Bagi orang yang sedang menghadapi ketidakadilan, pesan ini menjadi pengingat agar tidak kehilangan harapan. Ketika kebenaran belum mendapatkan tempat dan usaha yang jujur belum membuahkan hasil, seorang Muslim tetap diajak untuk menjaga iman, memperbaiki ikhtiar, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Ustadz Abu Ghozi juga mengingatkan pentingnya memahami nilai rububiyah, yakni keyakinan bahwa Allah SWT adalah Rabb yang menciptakan, memelihara, dan mengatur seluruh kehidupan.

Keyakinan tersebut semestinya melahirkan ketenangan, bukan keputusasaan. Kesulitan ekonomi bukan alasan untuk meninggalkan kejujuran, sementara keberhasilan duniawi bukan pembenaran untuk merendahkan atau menzalimi orang lain.

Ketenangan sejati pun tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta, tingginya kedudukan, atau pujian manusia. Lebih dari itu, ketenangan tumbuh melalui keimanan, ketulusan beribadah, dan hubungan yang kuat dengan Allah SWT.

Jangan Membalas Kezaliman dengan Kezaliman

Pesan penting lainnya adalah ajakan untuk tetap menjaga akhlak ketika menghadapi kesulitan. Orang yang merasa dirugikan hendaknya tetap menempuh jalan yang benar, memperjuangkan haknya dengan cara yang baik, serta tidak membiarkan kemarahan mendorongnya melakukan perbuatan yang melanggar ajaran agama.

Ibadah juga tidak seharusnya berhenti pada rutinitas atau simbol semata. Iman dan tauhid harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap adil terhadap sesama.

Pada akhirnya, pesan Surah Ibrahim ayat 42 mengajak setiap Muslim untuk tidak berputus asa ketika menghadapi ketidakadilan. Allah SWT mengetahui segala sesuatu, dan manusia hendaknya terus menjaga kebenaran serta memperbaiki diri.

Sebab, ketika manusia tidak melihat keadilan hari ini, bukan berarti keadilan Allah telah hilang.

DPW Partai NasDem Sumsel Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Jelang HUT ke-15

By On Oktober 31, 2026




Pewarta: Iwan Brata Darma

PALEMBANG, LENSA DESA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sumatera Selatan menggelar upacara ziarah dan tabur bunga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Restorasi, Menguatkan Bakti”, dengan semangat “Merawat Harapan, Mewujudkan Perubahan.”

Ketua Panitia HUT ke-15 Partai NasDem Sumsel, Yusuf Effendi, S.Sos., M.AP., turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Berdasarkan keterangan pada banner kegiatan, jajaran pengurus DPW Partai NasDem Sumsel terdiri atas H. Nopianto selaku Sekretaris DPW, H. Herman Deru selaku Ketua DPW, Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai NasDem, H. Fauzi Amro, M.Si. selaku Ketua DPP Partai NasDem Korwil Sumatera Selatan, serta Hj. Khoirunisa selaku Bendahara DPW.

Upacara ziarah dan tabur bunga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menjelang HUT ke-15 yang diperingati setiap 11 November, Partai NasDem membawa semangat restorasi untuk terus merawat harapan dan mewujudkan perubahan melalui kerja nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Camat SDL pimpin Jumsih, bangun budaya gotong royong dan lingkungan kantor yang bersih

By On Oktober 30, 2026





Pewarta : Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSA DESA – Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih, asri, dan nyaman ditunjukkan Camat Semendo Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim,  Hasbullah Yusuf, SH, MM, dengan memimpin langsung kegiatan gotong royong Jumat Bersih (Jumsih) bersama jajaran staf di lingkungan Kantor Camat SDL, Jumat (30/10/2026) pagi.


Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap Jumat tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan kantor, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong di kalangan aparatur pemerintahan.

Dalam kegiatan itu, Camat bersama staf bahu-membahu membersihkan halaman kantor, mencabut rumput liar di taman, menyapu halaman dan bahu jalan, membersihkan pot bunga, serta merapikan tanaman hias di sepanjang pagar kantor.

Kebersamaan terlihat saat seluruh pegawai terlibat aktif tanpa memandang jabatan. Semangat tersebut mencerminkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Camat SDL,  Hasbullah Yusuf,SH.MM.mengatakan bahwa kegiatan Jumsih bukan sekadar rutinitas membersihkan lingkungan, melainkan upaya membangun budaya kerja yang positif sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan kantor.

“Ini sudah menjadi budaya kami setiap Jumat. Selain menjaga kebersihan dan keasrian kantor agar nyaman untuk bekerja dan melayani masyarakat, kegiatan ini juga untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong antarpegawai,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan kantor yang bersih, indah, dan tertata akan menciptakan suasana kerja yang nyaman serta memberikan kesan positif bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.

“Kalau lingkungan kantor kita bersih, indah, dan nyaman, masyarakat yang datang untuk pelayanan pun akan merasa senang. Kita ingin memberikan contoh yang baik karena gotong royong merupakan bagian dari jati diri bangsa kita,” tambahnya.

Jumsih menjadi budaya kerja dan pelayanan

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Kecamatan Semendo Darat Laut berupaya menanamkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan harus dijaga secara konsisten, bukan hanya pada waktu tertentu.

Lingkungan kantor yang terawat merupakan salah satu unsur pendukung terciptanya suasana kerja yang nyaman dan pelayanan publik yang baik. Karena itu, keterlibatan seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan perkantoran.

Kegiatan Jumsih diharapkan terus dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi sebagai wujud kebersamaan sekaligus komitmen jajaran Kecamatan SDL dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pegawai maupun masyarakat.

Sebab, gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merawat kebersamaan dan membangun kepedulian bersama.

EMPAT SISWA MTs NEGERI 3 MUARA ENIM BUKTIKAN KEMAMPUAN MENJADI BILAL JUMAT DI DESA MASING-MASING

By On Oktober 30, 2026




Pewarta :Sarjono

SEMENDE DARAT ULU, LENSA DESA – Program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan MTs Negeri 3 Muara Enim, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, mulai menunjukkan hasil nyata. Empat siswa madrasah tersebut telah membuktikan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas sebagai bilal Jumat di masjid desa masing-masing.
Keempat siswa tersebut adalah Razikin, M. Fahri, Riskiansyah, dan Andika. Mereka menjadi bagian dari generasi muda yang dibekali keterampilan keagamaan agar mampu tampil di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan ibadah Jumat.
Adapun penempatan masing-masing siswa dalam kegiatan tersebut, yakni Razikin di Masjid Desa Palak Tanah, M. Fahri di Masjid Desa Kota Padang, Riskiansyah di Masjid Desa Pajar Bulan, serta Andika di Masjid Desa Aremantai.
Capaian ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan program Bilal Jumat yang diterapkan di MTs Negeri 3 Muara Enim. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran keagamaan di lingkungan madrasah, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan yang telah dipelajari.

Program Bilal Jumat dilaksanakan setiap hari Jumat secara bergiliran berdasarkan kelas. Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan dan pelaksanaan tugas bilal.

Pola pembinaan tersebut diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kehidupan beragama di masyarakat.



Keberhasilan Razikin, M. Fahri, Riskiansyah, dan Andika menjadi contoh bahwa pembelajaran agama dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui keterlibatan mereka di masjid desa masing-masing, para siswa mendapatkan pengalaman berharga untuk menjalankan peran keagamaan sekaligus membangun rasa percaya diri ketika berada di tengah masyarakat.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk upaya madrasah dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga siap berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya.



Kepala MTs Negeri 3 Muara Enim, Karmansyah, M.Pd., menjadi bagian dari upaya pengembangan program pembinaan siswa di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan program Bilal Jumat turut didukung oleh dewan pembina, yaitu Ustaz Abdul Ghani, S.Pd.I., Ustaz Ibnu Alaan, S.Pd., Ustaz Amran Halim, S.Pd.I., Ustaz Isnan Hajri, S.Pd., Ustaz Rick, S.Pd., serta Ustaz Jumaidi, S.S.

Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa sekaligus membentuk karakter religius, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.



Program Bilal Jumat merupakan salah satu dari enam program unggulan MTs Negeri 3 Muara Enim. Program lainnya meliputi Tahfiz Al-Qur'an, Pramuka, Drumband, seni tari, dan olahraga.

Melalui berbagai program tersebut, madrasah berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang keagamaan, kedisiplinan, seni, dan keterampilan lainnya.

Keberhasilan empat siswa dalam menjalankan tugas sebagai bilal Jumat di desa masing-masing menjadi penyemangat untuk melanjutkan pembinaan dan melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki kemampuan keagamaan serta kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan demikian, MTs Negeri 3 Muara Enim tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga diharapkan menjadi lingkungan pendidikan yang mendorong siswa mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


EMPAT SISWA MTs NEGERI 3 MUARA ENIM BUKTIKAN KEMAMPUAN MENJADI BILAL JUMAT DI DESA MASING-MASING

By On Oktober 30, 2026




Pewarta :Sarjono

SEMENDE DARAT ULU, LENSA DESA – Program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan MTs Negeri 3 Muara Enim, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, mulai menunjukkan hasil nyata. Empat siswa madrasah tersebut telah membuktikan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas sebagai bilal Jumat di masjid desa masing-masing.
Keempat siswa tersebut adalah Razikin, M. Fahri, Riskiansyah, dan Andika. Mereka menjadi bagian dari generasi muda yang dibekali keterampilan keagamaan agar mampu tampil di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan ibadah Jumat.
Adapun penempatan masing-masing siswa dalam kegiatan tersebut, yakni Razikin di Masjid Desa Palak Tanah, M. Fahri di Masjid Desa Kota Padang, Riskiansyah di Masjid Desa Pajar Bulan, serta Andika di Masjid Desa Aremantai.
Capaian ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan program Bilal Jumat yang diterapkan di MTs Negeri 3 Muara Enim. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran keagamaan di lingkungan madrasah, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan yang telah dipelajari.

Program Bilal Jumat dilaksanakan setiap hari Jumat secara bergiliran berdasarkan kelas. Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan dan pelaksanaan tugas bilal.

Pola pembinaan tersebut diharapkan mampu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kehidupan beragama di masyarakat.



Keberhasilan Razikin, M. Fahri, Riskiansyah, dan Andika menjadi contoh bahwa pembelajaran agama dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui keterlibatan mereka di masjid desa masing-masing, para siswa mendapatkan pengalaman berharga untuk menjalankan peran keagamaan sekaligus membangun rasa percaya diri ketika berada di tengah masyarakat.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk upaya madrasah dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga siap berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya.



Kepala MTs Negeri 3 Muara Enim, Karmansyah, M.Pd., menjadi bagian dari upaya pengembangan program pembinaan siswa di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan program Bilal Jumat turut didukung oleh dewan pembina, yaitu Ustaz Abdul Ghani, S.Pd.I., Ustaz Ibnu Alaan, S.Pd., Ustaz Amran Halim, S.Pd.I., Ustaz Isnan Hajri, S.Pd., Ustaz Rick, S.Pd., serta Ustaz Jumaidi, S.S.

Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa sekaligus membentuk karakter religius, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.



Program Bilal Jumat merupakan salah satu dari enam program unggulan MTs Negeri 3 Muara Enim. Program lainnya meliputi Tahfiz Al-Qur'an, Pramuka, Drumband, seni tari, dan olahraga.

Melalui berbagai program tersebut, madrasah berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang keagamaan, kedisiplinan, seni, dan keterampilan lainnya.

Keberhasilan empat siswa dalam menjalankan tugas sebagai bilal Jumat di desa masing-masing menjadi penyemangat untuk melanjutkan pembinaan dan melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki kemampuan keagamaan serta kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan demikian, MTs Negeri 3 Muara Enim tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga diharapkan menjadi lingkungan pendidikan yang mendorong siswa mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


MI INSAN CENDEKIA LUNCURKAN 6 PROGRAM UNGGULAN, CETAK GENERASI QUR’ANI DAN BERPRESTASI

By On Oktober 30, 2026








Pewarta: Iwan Brata Darma

LUBAI ULU, LENSA DESA – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Insan Cendekia yang berlokasi di Desa Sumber Asri, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, terus berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi melalui enam program unggulan yang diterapkan dalam kegiatan pendidikan sehari-hari.



Salah satu kegiatan yang menjadi ciri khas madrasah tersebut adalah Jumat Berkah, yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pagi. Kegiatan ini diikuti para siswa bersama dewan guru dengan rangkaian aktivitas yang mengedepankan kebersihan lingkungan, pembiasaan ibadah, pengembangan kemampuan, serta pembentukan karakter sejak usia dini.



Menariknya, kegiatan Jumat Berkah selalu diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan madrasah, termasuk halaman dan area masjid. Para siswa bersama guru bergotong royong menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar.



Kegiatan dilaksanakan secara bergiliran oleh masing-masing kelas, sehingga setiap siswa memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi, tampil di depan teman-temannya, serta melatih keberanian dan rasa tanggung jawab.


Pengasuh sekaligus pembina MI Insan Cendekia, Kyai Ustadz Umam Pajri, S.Sos., memberikan bimbingan agar setiap kegiatan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman dan membangun kepribadian siswa.


Menurutnya, pembiasaan positif perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga berakhlak baik dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Setiap Jumat, kami ingin anak-anak belajar bahwa kebersihan, ibadah, dan kreativitas merupakan bagian penting dalam kehidupan. Karena itu, kegiatan diawali dengan gotong royong, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan dan pengembangan bakat siswa,” ungkapnya.

ENAM PROGRAM UNGGULAN MI INSAN CENDEKIA

Dalam upaya mewujudkan tujuan tersebut, MI Insan Cendekia menjalankan enam program unggulan yang menjadi bagian dari pembinaan siswa.

1. Tahfidzul Qur’an

Program menghafal Al-Qur’an untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap kitab suci sekaligus membiasakan mereka berinteraksi dengan Al-Qur’an sejak usia dini.

2. Muhadhoroh Akbar

Kegiatan latihan pidato dan dakwah untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan.

3. Seni Tari

Wadah pengembangan kreativitas dan bakat siswa melalui seni tari, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan mereka secara positif.

4. Literasi

Pembiasaan membaca dan menulis guna memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.

5. Mengaji Sebelum Masuk Kelas

Pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum memulai pelajaran sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun suasana belajar yang religius.

6. Salat Duha Berjamaah

Pembiasaan ibadah untuk menanamkan kedisiplinan, membangun karakter religius, serta mendekatkan siswa kepada Allah SWT.

MEMBANGUN KARAKTER SEJAK DINI

Melalui berbagai kegiatan tersebut, MI Insan Cendekia berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai kemampuan masing-masing, baik dalam bidang keagamaan, literasi, keberanian berbicara, maupun kreativitas seni.

Pelaksanaan kegiatan secara bergiliran juga memberikan kesempatan yang lebih luas kepada siswa untuk terlibat aktif. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi turut belajar bertanggung jawab, bekerja sama, dan menghargai kemampuan orang lain.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menyeimbangkan pendidikan akademik dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, MI Insan Cendekia Desa Sumber Asri diharapkan mampu melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, berwawasan luas, serta siap menghadapi tantangan m

JUMAT BERKAH, USTADZ ABU GHOZI PIMPIN APEL PAGI DAN DOA BERSAMA KARYAWAN PT BSM

By On Oktober 30, 2026



Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSA DESA – Mengawali aktivitas pekerjaan dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan, Ustadz Abu Ghozi memimpin apel pagi sekaligus doa bersama karyawan PT Bara Sawit Mandiri (BSM), Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB tersebut diikuti puluhan karyawan, khususnya bagian bongkar muat dan operasional. Para karyawan tampak mengikuti kegiatan dengan tertib mengenakan seragam kerja serta perlengkapan keselamatan kerja.

Dalam arahannya, Ustadz Abu Ghozi mengajak seluruh karyawan untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan dan kesempatan bekerja. Ia juga mengingatkan bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan niat tulus, penuh tanggung jawab, dan dilandasi kejujuran merupakan bagian dari ibadah.

Menurutnya, setiap pekerjaan hendaknya diawali dengan doa dan niat yang baik agar memperoleh keberkahan. Selain itu, keselamatan kerja, kedisiplinan, kekompakan, serta kewajiban menjalankan ibadah salat harus tetap menjadi perhatian setiap karyawan.

"Bekerja bukan hanya untuk mencari nafkah, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah. Mari awali pekerjaan dengan Bismillah, jaga keselamatan, tingkatkan kekompakan, dan jangan meninggalkan salat. Semoga setiap usaha kita membawa keberkahan bagi keluarga," pesannya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh aktivitas operasional PT BSM berjalan lancar, seluruh karyawan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, serta terhindar dari segala bentuk kecelakaan kerja.

Kegiatan apel pagi dan pembinaan rohani tersebut menjadi momentum positif untuk membangun keseimbangan antara produktivitas kerja, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan perusahaan.

Dengan semangat Jumat Berkah, diharapkan seluruh karyawan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan penuh semangat, profesional, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dalam bekerja.


Polsek Lubai Ungkap Kasus Penganiayaan di Desa Aur, Pelaku Ditangkap Tim Srigala Lubai

By On Oktober 30, 2026






Tim Liputan 

MUARA ENIM, LENSA DESA – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Lubai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Aur, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Seorang pria berinisial J (36) berhasil diamankan Tim Srigala Lubai pada Rabu malam (28/10/2026).

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, S.H., menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Desa Aur.

Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Lubai, IPDA Mahali Ramdoni, S.H., M.H., untuk memimpin Tim Srigala Lubai melakukan pencarian dan penangkapan.

Berdasarkan informasi yang diterima, terduga pelaku ditemukan sedang berada di sebuah lapak sawit milik warga di Desa Aur. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan untuk dibawa ke Polsek Lubai guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Diduga Terjadi Penganiayaan Menggunakan Parang

Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika korban berinisial Z (45), warga Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, mendatangi sebuah warung di Desa Aur untuk mengambil pakaian milik Fitriyanti.

Saat berada di lokasi, korban bertemu dengan terduga pelaku. Ketika korban hendak mengambil perlengkapan mandi di kamar mandi, terduga pelaku diduga menyerangnya menggunakan sebilah parang.

Terduga pelaku kemudian kembali mengayunkan parang ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kiri dan berupaya memegang parang hingga akhirnya terlepas.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada tangan kiri serta luka lecet di bagian belakang tubuh. Korban selanjutnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Beringin dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubai.

Polisi Amankan Barang Bukti

Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar baju lengan panjang berwarna abu-abu dan satu lembar celana panjang berwarna biru.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terduga pelaku, mengamankan barang bukti, serta melakukan koordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) untuk kepentingan proses hukum selanjutnya.

Perkara tersebut ditangani berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/154/X/2026/Reskrim/Res ME/Sek RB. Lubai, tertanggal 27 Oktober 2026.

Terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 466 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum oleh Polsek Lubai dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Proses hukum selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


TIM SRIGALA LUBAI POLSEK LUBAI BERHASIL TANGKAP TERDUGA PELAKU PENGANIAYAAN DI DESA AUR

By On Oktober 30, 2026







Tim Liputan

MUARA ENIM, LENSA DESA – Tim Srigala Lubai Polsek Lubai berhasil mengamankan seorang pria berinisial J (36), yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam di Desa Aur, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.

Terduga pelaku ditangkap pada Rabu malam (28/10/2026), sekitar pukul 21.00 WIB, di sebuah lapak sawit milik warga di Desa Aur. Penangkapan dilakukan setelah Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, S.H., menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Lubai memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Mahali Ramdoni, S.H., M.H., memimpin Tim Srigala Lubai untuk melakukan pencarian dan penangkapan.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polsek Lubai untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Diduga Dibacok Menggunakan Parang

Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika korban berinisial Z (45), warga Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, mendatangi sebuah warung di Desa Aur untuk mengambil pakaian milik seorang perempuan bernama Fitriyanti.

Saat berada di lokasi, korban bertemu dengan terduga pelaku. Ketika korban hendak mengambil perlengkapan mandi di kamar mandi, terduga pelaku diduga menyerang korban menggunakan sebilah parang.

Terduga pelaku kemudian kembali mengayunkan parang ke arah kepala korban. Korban berusaha menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kiri hingga terjadi perebutan parang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada tangan kiri serta luka lecet di bagian belakang tubuh. Korban kemudian mendapatkan perawatan di Puskesmas Beringin dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubai.

Tim Srigala Lubai Lakukan Proses Penyidikan

Dalam penanganan perkara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar baju lengan panjang berwarna abu-abu dan satu lembar celana panjang berwarna biru.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terduga pelaku, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) untuk kepentingan proses hukum selanjutnya.

Perkara tersebut tercatat dalam laporan polisi Nomor: LP/B/154/X/2026/Reskrim/Res ME/Sek RB. Lubai, tertanggal 27 Oktober 2026.

Terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 466 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Keberhasilan Tim Srigala Lubai dalam mengamankan terduga pelaku menjadi bagian dari upaya Polsek Lubai dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan menegakkan hukum di wilayah Kecamatan Lubai dan sekitarnya.

Saat ini, proses penyidikan lebih lanjut dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Wakapolsek Lubai IPTU Azwar Bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Sekcam Monitoring Lomba Catur dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda di Desa Pagar Gunung

By On Oktober 28, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

LUBAI, LENSA DESA – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, kegiatan lomba catur antar pemuda digelar di Balai Rakyat Desa Pagar Gunung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari unsur TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Lubai. Hadir dalam kegiatan itu Wakapolsek Lubai IPTU Azwar, Bhabinkamtibmas AIPDA Yalias, Babinsa SERTU Didi Rachman, serta Sekretaris Kecamatan Lubai Monial Antoni.

Kehadiran para unsur tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sekaligus mendukung terciptanya suasana aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Lomba catur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana bagi pemuda untuk mengasah konsentrasi, kemampuan berpikir strategis, kesabaran, serta sportivitas. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan potensi diri dan mempererat hubungan antarpemuda.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian generasi muda terhadap kemajuan daerah. Kegiatan olahraga dan perlombaan yang positif diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk menyalurkan bakat serta membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.

Sinergi antara TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Lubai juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama kegiatan kepemudaan yang membawa dampak positif bagi lingkungan.

Melalui lomba catur tersebut, diharapkan semangat Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan berkontribusi bagi pembangunan desa serta Kabupaten Muara Enim.

Pewarta: Iwan Brata Darma


Cegah Peredaran Narkoba, Kapolsek Jayaloka AKP Afrinaldi S. Sos Pasang Spanduk Posko Polisi Bersama Masyarakat

By On Oktober 28, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUSI RAWAS, LENSA DESA – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah peredaran narkotika, Polsek Jayaloka, Polres Musi Rawas, melaksanakan pemasangan spanduk bertuliskan “Posko Polisi Bersama Masyarakat Anti Narkoba” di Desa Donorejo, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (28/10/2026).



Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Jayaloka, AKP Afrinaldi, S.Sos., bersama Ps. Kanit Binmas Bripka Syaini Effendi dan Kasium Polsek Jayaloka Bripka Hawaldi.


Pemasangan spanduk dilakukan di kediaman Ahmad Zainudin selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Donorejo. Kegiatan ini juga dikoordinasikan dengan Kepala Desa Donorejo beserta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Langkah tersebut merupakan upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mengantisipasi serta mencegah peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Jayaloka.

Berdasarkan laporan kegiatan Polsek Jayaloka, pemasangan spanduk tersebut dilaksanakan atas arahan lisan Kapolda Sumatera Selatan sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran narkotika.

Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Keberadaan Posko Polisi Bersama Masyarakat Anti Narkoba diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

Keterlibatan pemerintah desa bersama perangkat dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan terhadap bahaya narkoba. Melalui koordinasi dengan kepolisian, masyarakat diharapkan semakin berani menyampaikan informasi apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika.

Pencegahan narkoba membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, keluarga, hingga generasi muda.

Melalui pemasangan spanduk posko tersebut, Polsek Jayaloka berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat untuk mencegah peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Desa Donorejo.

Masyarakat juga diharapkan menjauhi narkoba dan menyampaikan informasi terkait dugaan peredaran narkotika melalui saluran resmi kepolisian.


Kapolsek Jayaloka AKP Afrinaldi Dirikan Posko Anti Narkoba, Ajak Masyarakat Bersinergi Perangi Narkotika

By On Oktober 28, 2026






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUSI RAWAS, LENSA DESA – Komitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperkuat melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pendirian Posko Polisi Bersama Masyarakat Anti Narkoba di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Kapolsek Jayaloka, Polres Musi Rawas, AKP Afrinaldi, S.Sos., bersama anggota dan masyarakat menunjukkan dukungan terhadap upaya pencegahan narkoba melalui keberadaan posko tersebut.

Posko Polisi Bersama Masyarakat Anti Narkoba diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkotika sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dukungan masyarakat, keluarga, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen lainnya sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Melalui langkah ini, masyarakat di wilayah hukum Polsek Jayaloka, khususnya Kecamatan Jayaloka dan Kecamatan Sukakarya, diharapkan semakin berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya narkoba.

Masyarakat juga diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika kepada pihak kepolisian melalui saluran pelaporan resmi, dengan tetap mengutamakan keamanan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Pendirian posko ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun kesadaran bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan sinergi yang kuat, diharapkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kabupaten Musi Rawas dapat berjalan semakin efektif demi melindungi generasi muda dan mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, serta kondusif.

Bersama masyarakat, perangi narkoba demi masa depan generasi bangsa.

RM MINANG MENANTI, USAHA MILIK IBU KADES DESA MENANTI SAJIKAN MASAKAN PADANG DI JALUR LINTAS

By On Oktober 27, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSA DESA – Bagi pengguna Jalan Lintas Baturaja–Prabumulih yang mencari tempat makan dengan harga terjangkau dan area parkir luas, RM Minang Menanti bisa menjadi salah satu pilihan untuk singgah dan menikmati aneka masakan khas Minang.

Rumah makan yang berlokasi di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, tepat di depan PT BSM ini merupakan usaha milik Ibu Kepala Desa Menanti. Meski baru beroperasi sekitar satu bulan, RM Minang Menanti mulai menawarkan pilihan kuliner bagi masyarakat setempat maupun para pengguna jalan lintas.

Salah satu keunggulan rumah makan ini adalah halaman parkir  luas, sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara mobil pribadi, sopir truk, dan kendaraan ekspedisi yang ingin beristirahat sekaligus menikmati hidangan.

Dengan suasana tempat makan yang bersih dan pelayanan ramah, RM Minang Menanti hadir sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan hidangan bercita rasa Minang dengan harga yang relatif terjangkau.



RM Minang Menanti menyediakan beragam pilihan makanan, mulai dari nasi rendang, nasi ayam gulai, nasi ayam goreng, nasi ikan nila goreng, hingga nasi telur dan nasi sayur.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati makanan ringan, tersedia pula mi rebus dan mi goreng dengan pilihan tambahan telur.

Berikut daftar menu dan harga yang tersedia:

Menu Makanan

- Nasi rendang: Rp25.000
- Nasi ayam gulai: Rp20.000
- Nasi ayam goreng: Rp20.000
- Nasi ikan nila goreng: Rp17.000
- Nasi telur dadar atau telur bulat: Rp13.000
- Nasi sayur: Rp10.000
- Mi rebus biasa: Rp7.000
- Mi goreng: Rp8.000
- Mi rebus telur: Rp10.000
- Mi goreng telur: Rp10.000

Menu Minuman

- Air es: Rp2.000
- Es teh tawar, teh tawar hangat, dan es Marimas: Rp3.000
- Es teh manis, Energen, teh hangat, kopi hitam, cappuccino, es Kuku Bima, dan es Extra Joss: Rp5.000
- Kopi susu, es cappuccino, es Kuku Bima susu, dan es Extra Joss susu: Rp7.000
- Jus alpukat dan jus buah naga: Rp10.000



Keberadaan RM Minang Menanti di jalur lintas Baturaja- Prabumulih diharapkan dapat menjadi pilihan tempat makan bagi masyarakat, pekerja, maupun pengendara yang melintasi wilayah Kecamatan Lubai.

Selain menawarkan beragam menu, lokasi dengan halaman parkir yang luas menjadi nilai tambah bagi pengendara yang membutuhkan tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan di RM Minang Menanti, rumah makan ini beralamat di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, tepat di depan PT BSM.

Informasi dan pemesanan: 0856-9547-1645.

RM Minang Menanti, pilihan kuliner di Desa Menanti dengan beragam menu dan harga bersahabat.

SIGAP! DAMKAR DAN SATPOL PP KECAMATAN LUBAI ULU BERSAMA WARGA PADAMKAN KEBAKARAN RUMAH DI KARANG SARI, KERUGIAN RP40 JUTA

By On Oktober 27, 2026








Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSA DESA – Kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Lubai Ulu, bersama masyarakat patut diapresiasi dalam upaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah papan milik warga di RT 5, Dusun III, Desa Karang Sari, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Selasa (27/10/2026).


Kebakaran yang terjadi pada Pagi Hari Sekira Pukul 8,30 wib  tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik Salim Zen (37), termasuk atap dan sejumlah perabotan rumah tangga. Material bangunan yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar.


Berkat gerak cepat petugas Damkar dan Satpol PP Kecamatan Lubai Ulu bersama warga, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.


Camat Lubai Ulu, Taufik Azrulah, S.Sos., turut menjadi perhatian dalam upaya penanganan musibah yang menimpa warga tersebut. Sinergi antara petugas di lapangan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi keadaan darurat.

Kepala Desa Karang Sari, Yubendri, S.H., yang turun langsung ke lokasi kejadian, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp40 juta.

“Tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah, Damkar, Satpol PP, dan warga bergerak cepat bersama-sama memadamkan api sehingga tidak merembet ke rumah lain,” ujar Yubendri.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di dalam rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang.

Akibat kejadian tersebut, rumah yang dihuni Salim Zen bersama istrinya, Susi Susanti, dan keempat anak mereka mengalami kerusakan berat. Sejumlah barang berharga dan perabotan rumah tangga turut hangus terbakar.

Untuk sementara, keluarga yang terdiri dari enam jiwa tersebut mengungsi ke rumah kerabat. Pemerintah Desa Karang Sari juga telah melaporkan kejadian itu kepada BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim guna mengupayakan bantuan bagi keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik. Kesigapan Damkar, Satpol PP Kecamatan Lubai Ulu, dukungan pemerintah setempat, dan partisipasi masyarakat menunjukkan pentingnya kebersamaan dalam melindungi warga dari ancaman kebakaran.

PERKUAT SILATURAHMI, USTADZ ABU GHOZI NGOPI BARENG KAPOLSEK GUNUNG MEGANG

By On Oktober 27, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Suasana penuh keakraban terlihat dalam pertemuan Ustadz Abu Ghozi bersama Kapolsek Gunung Megang. Momen kebersamaan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbincang santai mengenai berbagai hal, termasuk ilmu dan kehidupan bermasyarakat.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana sederhana ini memperlihatkan pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan baik antara tokoh agama dengan jajaran kepolisian.

Melalui kegiatan ngopi bareng atau ngobrol perkara ilmu, silaturahmi dapat menjadi ruang untuk bertukar pikiran, berbagi pandangan, serta mempererat persaudaraan.

Kebersamaan seperti ini juga mencerminkan bahwa komunikasi yang baik dapat dibangun melalui berbagai cara, termasuk pertemuan santai yang mengedepankan rasa saling menghormati.

Hubungan harmonis antara tokoh agama, aparat kepolisian, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif.


KEBERSAMAAN USTADZ ABU GHOZI DAN PEKERJA PT BSM, TANAMKAN SEMANGAT KERJA SEBAGAI IBADAH

By On Oktober 25, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Suasana penuh keakraban terlihat dalam kebersamaan Ustadz Abu Ghozi bersama para pekerja PT Berkat Sawit Mandiri (BSM) di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (25/10/2026).

Sebelum memulai aktivitas pekerjaan, para pekerja berkumpul di pondok kerja. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendapatkan motivasi agar senantiasa bekerja dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Kehadiran Ustadz Abu Ghozi memberikan warna tersendiri dalam suasana kebersamaan tersebut. Pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya bekerja dengan niat baik, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan kerja menjadi pengingat bagi para pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik, jujur, dan bertanggung jawab.

Selain kebersamaan di pondok kerja, perhatian juga tertuju pada gerbang perusahaan yang memuat imbauan “STOP! Pasokan TBS Ilegal.” Pesan tersebut menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta upaya menjaga tata kelola pasokan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit agar sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebersamaan antara tokoh agama dan para pekerja ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan kerja, sekaligus menumbuhkan semangat bekerja secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai moral dan keagamaan.

Dengan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, lingkungan kerja yang harmonis diharapkan terus terjaga sehingga memberikan manfaat bagi pekerja, perusahaan, dan masyarakat sekitar.


DANRAMIL RAMBANG LUBAI KAPTEN CZI ABDUL RAHMAN HADIRI GELAR LOMBA EDUKATIF PRAMUKA KWARTIR RANTING LUBAI III TAHUN 2026

By On Oktober 24, 2026








Pewarta: Iwan Brata Darma

LUBAI, Lensadesa.com – Danramil 404-08/Rambang Lubai, Kapten Czi Abdul Rahman, menghadiri kegiatan Gelar Lomba Edukatif Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Lubai ke-III Tahun 2026 yang diselenggarakan di Trans Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (24/10/2026).


Kehadiran Kapten Czi Abdul Rahman dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Kegiatan kepramukaan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, tanggung jawab, serta semangat cinta Tanah Air kepada para peserta.


Gelar Lomba Edukatif Pramuka ini menjadi wadah bagi para anggota Pramuka untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, jiwa kepemimpinan, serta sportivitas melalui berbagai kegiatan edukatif.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lubai, Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., Kapolsek Lubai, AKP Aisen Hower, S.H., serta unsur terkait lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan Gerakan Pramuka semakin kuat dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kapolsek Lubai AKP Aisen Hower, S.H., Hadiri Gelar Lomba Edukatif Pramuka Kwartir Ranting Lubai ke-III Tahun 2026

By On Oktober 24, 2026







Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Kapolsek Lubai, AKP Aisen Hower, S.H., menghadiri kegiatan Gelar Lomba Edukatif Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Lubai ke-III Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Trans Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (24/10/2026).


Kehadiran Kapolsek Lubai dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan Polri terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat kebersamaan kepada para peserta.


Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.


Melalui kegiatan lomba edukatif ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan, kreativitas, jiwa kepemimpinan, dan sportivitas. Semangat persaudaraan antarpeserta juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi muda yang berkualitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lubai, Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si., Danramil 404-08/Rambang Lubai, Kapten Czi Abdul Rahman, serta unsur terkait lainnya.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan Gerakan Pramuka diharapkan terus terjalin dalam mendukung kegiatan positif bagi generasi muda, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.