Pewarta: Iwan Brata Darma
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia (PBI) Wilayah Sumsel II, Ustadz Abu Ghozi, serta sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan personel kepolisian.
Kegiatan nobar berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Ustadz Abu Ghozi tampak duduk berdampingan dengan Kapolres Muara Enim sambil menikmati jalannya pertandingan bersama para peserta yang hadir.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta keharmonisan di Kabupaten Muara Enim.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abu Ghozi menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan pemerintah, khususnya oleh Kepolisian Republik Indonesia.
"Sebagai Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia, saya sangat menghormati dan mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah, khususnya Kepolisian RI.
Kegiatan seperti nonton bareng ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan aparat kepolisian," ujar Ustadz Abu Ghozi saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbuka dan menyambut baik setiap upaya yang dilakukan kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Kenapa saya sangat welcome dengan kegiatan seperti ini? Karena saya menyadari bahwa di masa lalu saya pernah menjadi pribadi yang konfrontatif.
Kini saya ingin menebus kesalahan-kesalahan tersebut dengan membangun hubungan yang baik, mendukung program-program positif, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ustadz Abu Ghozi menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Muara Enim yang menurutnya memiliki sikap humanis dan dekat dengan masyarakat.
"Saya berterima kasih kepada jajaran Kepolisian, khususnya Bapak Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. yang sangat humanis.
Kehadiran saya disambut dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Saya merasa seperti memiliki saudara sendiri di lingkungan Polres Muara Enim.
Hal seperti inilah yang membuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian semakin erat," tuturnya.
Ustadz Abu Ghozi juga mengungkapkan bahwa hubungan dirinya dengan institusi kepolisian kini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.
Menurutnya, komunikasi yang baik serta pendekatan humanis yang dilakukan Polri telah menciptakan hubungan yang erat dan penuh kekeluargaan.
"Dulu saya memiliki pandangan yang cukup kaku terhadap kepolisian. Namun Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu dan melalui komunikasi yang baik, hari ini saya merasa hubungan kami bukan lagi sekadar antara masyarakat dan aparat penegak hukum, tetapi sudah seperti saudara sendiri, bahkan lebih dari saudara.
Kehangatan, keterbukaan, dan rasa saling menghargai yang saya rasakan membuat saya semakin yakin bahwa kebersamaan adalah kunci untuk membangun daerah yang aman, damai, dan kondusif," katanya.
Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan tersebut juga terus ia tularkan kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk mantan narapidana terorisme (napiter), agar dapat berperan aktif dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.
"Saya juga mengajak saudara-saudara mantan napiter untuk berperan aktif di tengah masyarakat, ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan.
Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, mendukung program-program yang positif, serta menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan bermanfaat bagi sesama," tambahnya.
Menurut Abu Ghozi, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Karena itu, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dijaga demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan sejahtera.
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Saputra, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.
Oleh karena itu, sinergitas antara kepolisian, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan generasi muda harus terus diperkuat.
Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik serta memperkuat rasa kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Tampak para peserta menikmati jalannya pertandingan dengan penuh antusias. Gelak tawa, canda, dan suasana kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut, menunjukkan harmonisasi yang baik antara Polres Muara Enim dengan berbagai elemen masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polres Muara Enim dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Muara Enim.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar