Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Kolaborasi ini jadi langkah nyata SDN 11 OKU sebagai Sekolah Adiwiyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.
Tak hanya paparan materi, KBO Binmas Polres OKU IPDA Deni Arpan, S.E., M.Si. juga membuka ruang dialog dengan orang tua siswa.
Bullying Tak Cuma Fisik, Medsos Jadi Sorotan IPDA Deni Arpan menegaskan, perundungan kini bergeser. Selain kontak fisik, bullying verbal dan lewat media sosial justru lebih sering terjadi di kalangan anak SD.
Jika dibiarkan, bisa jadi pemicu kenakalan remaja yang lebih serius.
“Fungsi Binmas itu mencegah, bukan menindak. Makanya kami edukasi dulu. Guru dan orang tua harus kompak, karena karakter anak dibentuk paling kuat di rumah,” kata Deni.
Ia mengingatkan, Undang-Undang Perlindungan Anak bukan untuk menakut-nakuti guru dan orang tua. “Aturan itu rambu-rambu.
Mendidik tetap harus jalan, tapi dengan cara yang benar. Jangan sampai anak merasa salah jadi dibenarkan karena kita takut menegur,” tegasnya.
Anak SD Butuh Diarahkan, Bukan Dimarahi Kepala SDN 11 OKU, Hj. Maryani, S.Pd.SD., M.Pd., menyebut penyuluhan ini tepat sasaran. Menurutnya, usia SD adalah masa emas pembentukan karakter.
“Anak-anak kita aktif, kritis, rasa ingin tahunya tinggi. Kalau tidak diarahkan dari sekarang, mereka tidak bisa bedakan mana bercanda mana yang sudah menyakiti,” ujar Maryani.
Ia berterima kasih atas partisipasi wali murid. Sinergi sekolah-rumah dinilai jadi kunci memutus rantai bullying.
Budaya Sekolah Pembinaan Dulu, Sanksi Paling Akhir Maryani membeberkan, SDN 11 OKU sudah rutin menanamkan karakter lewat pembiasaan pagi mengaji bersama, gotong royong, dan menyanyikan lagu nasional.
Jika ada indikasi bullying, sekolah memilih jalur pembinaan.
“Kita panggil anaknya, guru agama dampingi, orang tua dilibatkan.
Tujuannya mendidik, bukan menghukum. Anak harus paham kesalahannya dan mau berubah,” jelasnya.
Kegiatan bersama Polres OKU ini akan jadi agenda berkelanjutan. Pihak sekolah bersama komite akan merumuskan program lanjutan agar SDN 11 OKU benar-benar zero bullying.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »


