Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Momentum ini jadi pengingat bahwa Pancasila adalah fondasi dan ideologi pemersatu di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya Nusantara.
Nuansa perayaan terlihat dari berbagai poster dan ucapan yang dibagikan masyarakat.
Salah satunya menampilkan Garuda Pancasila dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” dikelilingi anak-anak Indonesia dengan pakaian adat dari berbagai daerah.
Gambar ini melambangkan persatuan dalam perbedaan. Makna Hari Lahir Pancasila 2026 Pancasila lahir 1 Juni 1945 melalui pidato Ir. Soekarno di sidang BPUPKI.
Sejak itu, 5 sila Pancasila jadi kompas kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pesan yang digaungkan tahun ini sejalan dengan semangat poster: “Pancasila adalah rumah besar keberagaman Indonesia.
Bersatu dalam perbedaan, maju dalam kebersamaan.” Makna ini relevan untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Muara Enim dan Lubai.
Di desa, Pancasila diwujudkan lewat gotong royong, musyawarah desa, toleransi antar umat, dan menjaga kerukunan warga.
Ajakan Mengamalkan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari Memperingati Hari Lahir Pancasila bukan hanya upacara.
Yang lebih penting adalah pengamalan 5 sila:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Saling menghormati ibadah tiap pemeluk agama di lingkungan RT/RW dan desa.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Peduli sesama, bantu warga kurang mampu, tolak kekerasan.
3. Persatuan Indonesia: Utamakan kepentingan bersama di atas ego kelompok. “Lubai dan lubai ulu bersatu” adalah contoh kecilnya.
4. Kerakyatan: Aktif dalam musyawarah desa, sampaikan aspirasi dengan cara santun.
5. Keadilan Sosial: Dukung program desa yang adil untuk semua warga, tanpa pilih kasih.
Dengan mengamalkan Pancasila, Indonesia yang beragam bisa terus melaju maju dan sejahtera.
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026
_Bersatu dalam perbedaan, maju dalam kebersamaan
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
