Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Setiap pagi, sebelum uap pertama dari boiler keluar dan mesin giling berputar, ada satu agenda yang tidak pernah absen: briefing K3.
Dan pagi ini, agenda itu dipimpin langsung oleh Rival Haryadi, Manager Mill PT BSM.
Suasana briefing berlangsung tertib. Manager Mill Rival Haryadi berdiri di tengah, tidak di atas mimbar. Beliau bicara langsung, menatap satu per satu karyawan mill.
Tidak ada teks panjang, hanya pesan yang lugas dan mengena.
"Kita kerja di area mill. Risikonya nyata: mesin berputar, uap bertemperatur tinggi, kebisingan.
Tapi semua risiko itu bisa kita kendalikan dengan satu kunci: disiplin K3," buka Rival Haryadi.
Beliau kemudian memeriksa kelengkapan APD karyawan. Helm harus pas di kepala.
Earplug wajib dipakai karena bising mill bisa merusak pendengaran perlahan. Masker untuk debu dan uap. Sarung tangan dan sepatu safety anti slip untuk mencegah terjatuh atau tergencet.
"APD ini bukan seragam. Ini pelindung terakhir antara kita dengan bahaya. Kalau helm menyelamatkan kepala, earplug menjaga telinga, sepatu safety menjaga kaki. Tolong, jangan pernah anggap remeh," tegasnya.
Nada bicara Rival Haryadi tegas, tapi tetap kekeluargaan. Beliau mengingatkan bahwa target produksi penting, tapi tidak lebih penting dari keselamatan.
"Saya, Rival Haryadi, sebagai Manager Mill, bertanggung jawab penuh atas jalannya produksi di sini.
Tapi tanggung jawab terbesar saya adalah memastikan setiap orang yang masuk pintu mill ini, pulang kembali ke rumah dengan selamat.
Badan utuh, sehat, ketemu keluarga," ujarnya.
Beliau menekankan 3 hal wajib di area mill PT BSM Desa Menanti:
1. APD Lengkap Tanpa Toleransi: Kurang satu, tunda kerja. Lebih baik produksi telat 5 menit, daripada ada yang celaka seumur hidup.
2. Berani Lapor & Berani Stop: Lihat kabel terkelupas, uap bocor, lantai licin? Stop kerja. Laporkan. Tidak ada karyawan yang dimarahi karena peduli keselamatan.
3. Ingat Keluarga di Rumah Setiap tindakan tidak aman, bayangkan wajah keluarga yang menunggu di rumah.
Itu pengingat terbaik untuk bekerja hati-hati.
Bagi Rival Haryadi, K3 bukan beban administrasi.
K3 adalah investasi. Karyawan yang merasa aman akan bekerja lebih fokus, lebih teliti, dan hasilnya produksi pun lebih stabil.
"Kalau mill ini mau jadi kebanggaan PT BSM, kebanggaan Desa Menanti, Kecamatan Lubai, khususnya, maka fondasinya harus K3.
Dan kalau semua pabrik di Sumatera Selatan, umumnya, bisa meniru budaya ini, maka industri sawit kita akan disegani karena aman dan profesional," pungkas Manager Mill Rival Haryadi menutup briefing.
Setelah arahan selesai, karyawan membubarkan barisan. Mesin-mesin mulai dihidupkan satu per satu. Hari kerja dimulai.
Dengan satu keyakinan: produksi boleh tinggi, tapi keselamatan harus tetap nomor satu.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
