Berita Terbaru

Menjaga Harmoni Melalui Silaturahmi: Pertemuan Penuh Makna di Kantin PT BSM (Berkat Sawit Mandiri ) Desa Menanti Kec Lubai






Pewarta: Iwan Brata Darma

MUARA ENIM, LENSADESA.COM – Di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang, silaturahmi tetap menjadi nilai penting dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat hubungan antarsesama. Semangat tersebut tercermin dalam pertemuan yang berlangsung di Kantin PT Berkat Sawit Mandiri (BSM), Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.

 Pertemuan tersebut mempertemukan Richy, Humas PT Berkat Sawit Mandiri (BSM), Ustadz Abu Ghozi, Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia, serta Iwan Brata Darma, Pimpinan Redaksi Media Lensa Desa.

 Meski berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang sarat nilai kebersamaan dan saling menghargai. 

Dalam perbincangan yang berlangsung hangat, berbagai pandangan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik, memperkuat komunikasi, serta membangun semangat persaudaraan di tengah masyarakat menjadi bagian dari diskusi yang mengalir secara natural. 

Ketiganya sepakat bahwa komunikasi yang sehat dan terbuka merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang harmonis. 

Richy, selaku Humas PT Berkat Sawit Mandiri (BSM), menilai bahwa hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat merupakan aset yang harus terus dijaga.

 Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan menciptakan suasana yang kondusif serta memperkuat rasa saling percaya di tengah kehidupan bermasyarakat. 

Sementara itu, Ustadz Abu Ghozi, Ketua Yayasan Pelita Bersatu Indonesia, menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi sosial, melainkan bagian dari upaya mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. 

Pada kesempatan yang sama, Iwan Brata Darma, Pimpinan Redaksi Media Lensa Desa, menyampaikan bahwa ruang-ruang dialog seperti ini memiliki arti penting dalam membangun pemahaman yang lebih baik antarelemen masyarakat.

 Menurutnya, komunikasi yang dibangun atas dasar saling menghormati akan melahirkan hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

 Pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan komunikasi yang baik tetap relevan di tengah perkembangan zaman. 

Dari sebuah ruang sederhana di Desa Menanti, terbangun pesan bahwa harmoni sosial selalu berawal dari kemauan untuk saling mendengar, memahami, dan menjaga hubungan baik antar sesama.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments