Berita Terbaru

Jamaah Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah Bukit Kemuning Ziarah ke Makam Puyang Awak, Mengenang Jejak Penyebar Islam di Tanah Besemah LAHAT






Pewarta: Abdul gani

LAHAT, Lensa Desa.Com – Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, rombongan Kelompok Pengajian Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah dari Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, yang diketuai oleh Ustaz Ahmad Kasron, melaksanakan ziarah ke Makam Puyang Awak yang berada di Desa Perdipe, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. 


Kegiatan ziarah berlangsung dengan penuh khidmat. Seluruh jamaah bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk para pendahulu penyebar agama Islam serta memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan ajaran Islam.


 Makam Puyang Awak merupakan salah satu situs sejarah yang dihormati masyarakat Besemah. Berdasarkan sejarah dan tradisi masyarakat setempat, Puyang Awak diyakini sebagai seorang ulama besar yang berperan penting dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Besemah pada sekitar abad ke-17.


 Dalam beberapa literatur sejarah, beliau juga dikenal dengan nama Syekh Baharuddin Nurqadim. Desa Perdipe sendiri dikenal sebagai salah satu pusat awal perkembangan Islam di kawasan Besemah hingga mendapat julukan "Mekah Kecik" (Makkah Kecil). 


Di kawasan tersebut berdiri Masjid Puyang Awak, yang dipercaya sebagai salah satu masjid tertua di Sumatera Selatan dan menjadi saksi sejarah perjuangan dakwah Islam di wilayah tersebut.

 Ketua rombongan, Ustaz Ahmad Kasron, mengatakan bahwa ziarah kubur bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama terdahulu, tetapi juga sebagai pengingat bagi setiap muslim akan kehidupan akhirat serta pentingnya memperbanyak amal saleh. 

"Kami datang untuk mendoakan para ulama yang telah berjasa menyebarkan Islam, mengambil pelajaran dari perjuangan mereka, serta mempererat tali silaturahmi di antara sesama jamaah.

 Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan menjaga keistiqamahan kita semua dalam beribadah," ujar Ustaz Ahmad Kasron. 

Selain menjadi kegiatan spiritual, ziarah ini juga menjadi sarana edukasi sejarah Islam kepada para jamaah agar mengenal lebih dekat perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan syiar Islam di Tanah Besemah. 

Dengan memahami sejarah tersebut, diharapkan semangat dakwah, persatuan, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

 Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta silaturahmi antarjamaah dalam suasana penuh kekeluargaan dan kekhusyukan.

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments