Berita Terbaru

Tradisi Ngantat Lemari, Warisan Adat Semende Sambut Kelahiran Anak Pertama Tunggu Tubang








Pewarta: Abdul Gani

MUARA ENIM, Lensadesa.com – Masyarakat adat Semende di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, memiliki tradisi turun-temurun yang sarat makna kekeluargaan. Salah satunya adalah tradisi Ngantat Lemari, yakni mengantarkan perlengkapan bayi sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan keluarga dalam menyambut kelahiran anak.


Tradisi ini berlangsung di Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim. Dalam adat Semende, kelahiran anak pertama dari keluarga Tunggu Tubang menjadi momen penting yang mempererat hubungan kekerabatan antara kedua belah pihak keluarga.


Melalui tradisi tersebut, kerabat Apit Jurai bersama pihak Warangan atau besan laki-laki datang membawa berbagai perlengkapan untuk kebutuhan bayi ke rumah besan perempuan. Barang-barang yang dibawa antara lain kasur bayi, lemari, selimut, serta perlengkapan bayi lainnya.


Rombongan keluarga yang datang bersama-sama mencerminkan semangat gotong royong dan eratnya ikatan persaudaraan yang masih dijaga oleh masyarakat Semende. Tradisi ini bukan sekadar mengantarkan barang, tetapi juga menjadi wujud kepedulian, dukungan, dan tanggung jawab keluarga terhadap generasi penerus.

Bagi masyarakat adat Semende, tradisi Ngantat Lemari merupakan bagian dari kekayaan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan baik antarkeluarga di tengah perkembangan zaman.

Pelestarian tradisi seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan oleh generasi muda agar adat istiadat Semende tetap dikenal, dihormati, dan diwariskan kepada anak cucu.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments