Banyak warga Palembang mengaku sedih karena Matahari IP memiliki nilai sejarah dan kenangan tersendiri.
Bagi generasi 80-an hingga 2000-an, Matahari IP bukan sekadar tempat belanja.
Mal yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman ini menjadi ikon tujuan keluarga, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kalimat _“Mak, kito ke IP yuk beli baju baru!”_ seolah jadi tradisi tahunan yang melekat di ingatan warga.
Tak hanya belanja baju, Matahari IP juga jadi tempat nongkrong favorit.
Banyak warga yang dulu datang hanya untuk _cuci mata_, tapi ujung-ujungnya tetap pulang membawa kantong belanja khas Matahari berwarna merah.
Pantauan Media Lensa Desa.Com di media sosial, banyak netizen membagikan nostalgia mereka. Sebagian besar merasa kehilangan, karena IP kini pelan-pelan semakin sepi seiring tutupnya sejumlah tenant besar.
Rasanya bukan cuma toko yang tutup, tapi kenangan masa kecil kito jugo ikut pamit,”_ tulis akun @wongpalembangasli di kolom komentar Instagram.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT Matahari Department Store Tbk terkait alasan penutupan gerai di IP Palembang.
Namun, sejumlah karyawan membenarkan adanya program _clearance sale_ besar-besaran menjelang penutupan.
Internasional Plaza sendiri merupakan salah satu mal tertua di Palembang yang beroperasi sejak era 1990-an.
Tutupnya Matahari menambah daftar gerai ritel besar yang hengkang dari IP dalam 5 tahun terakhir.
Pengamat ekonomi Sumsel menyebut fenomena ini bagian dari perubahan pola belanja masyarakat yang beralih ke online dan mal-mal baru di kawasan pinggiran kota.
Newest
You are reading the newest post
You are reading the newest post
Next
Next Post »
Next Post »

