Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Dengan tulus ia bantu warga yang mengeluh *struk ringan, asam urat, sakit kepala, migrain, hipertensi, hingga asam lambung, Sabtu 2 Mei 2026.
Keahlian Sertu Sugandi dalam pijat refleksi sudah diakui warga. Ia memahami titik-titik saraf di tubuh mulai dari belakang kepala untuk sakit kepala tegang, titik migrain di satu sisi kepala, leher & pundak untuk pegal, pinggang & ginjal, hingga titik lambung untuk pencernaan.
"Banyak warga datang keluhan struk ringan, tangan susah gerak. Ada juga yang asam uratnya kumat, sakit kepala nggak sembuh-sembuh, sama asam lambung naik.
Saya coba bantu lewat pijat refleksi di titik yang tepat. Gratis, ini ibadah," jelas Sertu Sugandi.
Pak Tarmin (55), penderita struk ringan mengaku kini tangannya sudah bisa digerakkan. "
Alhamdulillah, dipijit Pak Babinsa rutin, badan jadi enteng.
Asam urat juga jarang kumat," katanya.
Mak Iti (62) yang sering sakit kepala dan asam lambung juga merasa terbantu. "
Dipijit bagian kepala, leher, sama titik lambung, langsung plong. Pak Tentara tapi ramah nian," tuturnya.
Danramil 404-08/RL menyebut aksi Sertu Sugandi adalah wujud nyata *TNI Manunggal dengan Rakyat*. "Beliau membantu meringankan beban warga. Ini pengabdian tanpa batas," tegasnya.
Pijat refleksi dapat membantu meredakan keluhan ringan seperti pegal, sakit kepala tegang, dan melancarkan peredaran darah.
Namun untuk struk, asam urat, hipertensi, dan asam lambung warga tetap dianjurkan konsultasi ke dokter atau puskesmas terdekat untuk penanganan medis yang tepat.
Pijat refleksi bersifat sebagai terapi pendukung, bukan pengganti obat dokter
. Lewat tangan tulusnya, Sertu Sugandi membuktikan pengabdian Babinsa tak hanya soal keamanan. Menyembuhkan lewat sentuhan, menguatkan lewat silaturahmi. Inilah TNI yang dicintai rakyat.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »

