Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com
Danesha akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Muara Enim.
Lomba ini menguji kemampuan siswa dalam membawakan cerita rakyat dengan ekspresi, intonasi, dan penghayatan yang baik, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya lisan.
Kepala SDN 1 Lubai Ulu, Harnalia, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa terpilihnya Danesha merupakan hasil pembinaan rutin dan seleksi ketat di tingkat sekolah dan kecamatan.
“Kami bangga Danesha bisa mewakili Lubai Ulu. Ini bukti kerja keras siswa, guru, dan dukungan orang tua. Kami berharap ia bisa tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah serta kecamatan,” ujar Harnalia.
Pembinaan Danesha dilakukan langsung oleh guru pembimbing, Ibu Yana. Selama beberapa minggu terakhir, Danesha dilatih teknik bercerita, olah vokal, dan penguasaan materi cerita rakyat agar tampil percaya diri di panggung kabupaten.
“Anak-anak, semoga Danesha diberi kelancaran, tidak gugup, dan bisa menampilkan yang terbaik. Mohon doa dan dukungan dari bapak/ibu semua agar Lubai Ulu bisa meraih juara,” tambah Ibu Yana.
Dukungan juga mengalir dari warga Lubai Ulu melalui grup WhatsApp dan media sosial desa. Mereka berharap Danesha mampu mengharumkan nama kecamatan di ajang bergengsi tingkat kabupaten ini.
Prestasi Danesha diharapkan menjadi motivasi bagi siswa SDN 1 Lubai Ulu dan sekolah lain di Lubai Ulu untuk aktif mengikuti lomba akademik maupun non-akademik.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
