Pewarta: Iwan Brata Darma
Lensa desa. Com-
Burung langka berkepala merah karat itu pertama kali ditemukan Ibu Ferni, salah satu guru/staf di SDN 8 Lubai Ulu.
Saat dipegang, burung terlihat lemas usai menabrak kaca ruang kelas. Adakah yg tau burung apa ini? Pusing palak nye numbur kaca,” tulis Ibu Ferni sambil menunjukkan foto burung tersebut.
Burung ini diidentifikasi sebagai Puyuh Gonggong Merah atau _Ferruginous Partridge_
(_Caloperdix oculeus_).
Di Sumsel dikenal juga Puyuh Batu Ciri khasnya kepala merah, dada bergaris hitam melintang, dan sayap berbintik.
Habitatnya di hutan dataran rendah dan masih banyak ditemui di wilayah Lubai Ulu.
Ibu Ferni berencana melepasliarkan kembali burung tersebut ke kebun dekat hutan usai kondisinya pulih.
Puyuh Gonggong Merah termasuk satwa liar yang sebaiknya tidak dipelihara. Imbauan: Burung sering menabrak kaca karena mengira pantulan langit/pohon adalah jalan.
Pasang stiker di kaca untuk mencegah kejadian serupa.
Previous
« Prev Post
« Prev Post
Next
Next Post »
Next Post »
